berita.akasta.ac.id – Scott Van Vliet diangkat menjadi kepala teknologi (CTO) di Xbox, setelah lebih dari tujuh tahun berkarier di perusahaan tersebut, termasuk di divisi Teams dan Azure Communication Services. Van Vliet, yang tinggal di daerah Los Angeles, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengombinasikan dua hal yang sangat ia cintai, yakni pembangunan platform dan dunia gaming. Pengangkatan ini terjadi tiga bulan setelah Asha Sharma menjadi CEO Xbox, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak mengingat latar belakangnya yang terbatas di industri video game.
Sejak Sharma menjabat, beberapa perubahan signifikan telah dilakukan. Salah satunya adalah pembatalan asisten berbasis AI yang diberi nama Copilot untuk Xbox dan penambahan empat eksekutif dari grup teknik CoreAI, tempat Sharma sebelumnya bekerja. Hal ini menunjukkan upaya Microsoft untuk memperkuat tim pimpinan dengan keahlian yang lebih mendalam dalam industri game.
Di sisi lain, Drew Garner juga baru saja diangkat menjadi kepala AI di Smartsheet, perusahaan perangkat lunak di Bellevue, Washington. Dengan misi untuk menggunakan AI dalam mendukung pekerjaan nyata, Garner sebelumnya menjabat sebagai VP Rekayasa di Smartsheet dan memiliki pengalaman di berbagai posisi terkait teknologi lainnya.
Selain itu, Tim Castree meninggalkan Amazon setelah hampir lima tahun untuk bergabung dengan DoorDash sebagai kepala pemasaran. Castree, yang sebelumnya menjabat VP di Amazon, berharap dapat berkontribusi pada pertumbuhan DoorDash yang masih memiliki banyak potensi. Ditemukan juga bahwa Stephan Betz, yang telah berkarier di Amazon selama lebih dari 18 tahun, memutuskan untuk beristirahat dari dunia kerja untuk memberikan kembali kepada masyarakat.
Perubahan kepemimpinan dan pengangkatan baru ini mencerminkan dinamika yang terus berkembang dalam industri teknologi dan bagaimana perusahaan-perusahaan ini beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang selalu berubah.