Zillow Di Usia 20: Pemanfaatan AI untuk Memudahkan Pembelian Rumah

berita.akasta.ac.id – Zillow Group, perusahaan terkemuka dalam industri real estate, baru-baru ini merayakan ulang tahunnya yang ke-20. CEO-nya, Jeremy Wacksman, yang bergabung dengan perusahaan sejak 2009, menyatakan bahwa perusahaan kini berada pada ambang perubahan besar yang dipicu oleh kemajuan kecerdasan buatan (AI), yang diharapkan akan memberikan pengalaman yang lebih cerdas dan personal kepada penggunanya.

Wacksman menjelaskan bahwa dengan perkembangan AI, Zillow berupaya untuk mengatasi masalah dalam proses transaksi properti, seperti pengurangan dokumen yang berlebihan dan kesalahan. “Kami ingin menciptakan sebuah ‘super aplikasi’ yang memungkinkan pembeli, agen, dan pemberi pinjaman untuk tetap terhubung selama seluruh proses pembelian rumah,” ujarnya. Saat ini, lebih dari 200 juta pengguna mengakses aplikasi dan situs Zillow setiap bulannya.

Dalam fokus baru ini, Zillow juga memperluas layanan ke sektor hipotek dan sewa, di mana keduanya telah mengalami pertumbuhan signifikan. Wacksman menyoroti bahwa lebih dari separuh pembeli mengalami stres selama proses transaksi, dan perusahaan ingin meringankan beban tersebut.

Meskipun model periklanan tradisional masih menjadi sumber pendapatan utama bagi Zillow, manajemen kini tengah berupaya menyederhanakan seluruh pengalaman pembelian rumah. CTO Zillow, David Beitel, menambahkan bahwa AI kini digunakan dalam berbagai aspek operasional perusahaan, mulai dari alat CRM untuk agen real estate hingga pengembangan perangkat lunak yang lebih efisien.

Di tengah tantangan pasar perumahan yang tetap lesu, Zillow tetap optimis akan pertumbuhannya. Wacksman menegaskan bahwa perusahaan masih memiliki peluang untuk tumbuh meskipun ada tekanan dari regulasi dan kompetisi yang meningkat. Dia yakin bahwa keberadaan Zillow masih relevan dan mampu beradaptasi dengan keadaan pasar yang ada.