Site icon Berita Akasta

Satya Nadella Sebut Era AI Sebagai Pengelola Pikiran Tak Terbatas

berita.akasta.ac.id – CEO Microsoft Satya Nadella menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan teknologi dan peran kecerdasan buatan (AI) dalam struktur kerja modern saat berpidato di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Dalam dialognya dengan mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Nadella menggunakan metafora baru untuk menggambarkan peran teknologi, menyatakan bahwa “semua orang akan menjadi manajer dari pikiran tak terbatas.”

Pernyataan ini merujuk pada kecerdasan buatan sebagai perangkat yang dapat menyelesaikan tugas dan mengatasi masalah secara mandiri. Nadella menyoroti bagaimana teknologi ini sedang membentuk ulang struktur tim di perusahaan, termasuk di LinkedIn, yang kini menggabungkan berbagai fungsi ke dalam peran baru yang disebut pembangun full-stack. Dia menyatakan bahwa perubahan ini adalah yang terbesar yang dia lihat selama kariernya di Microsoft.

Nadella melanjutkan pernyataannya dengan menekankan bahwa pekerjaan di masa depan sudah ada, meskipun distribusinya tidak merata. Dia mengingatkan bahwa generasi muda saat ini mungkin tidak mengelola banyak orang, tetapi mereka akan memimpin tim yang terdiri dari agen AI. Hal ini sejalan dengan argumen yang diungkapkan oleh Marco Argenti dari Goldman Sachs, yang menyatakan bahwa pergeseran ini mengharuskan individu untuk berfungsi sebagai konduktor orkestra dalam mengelola tim yang mencakup agen AI.

Di Davos, Nadella juga memperingatkan tentang risiko yang dihadapi terkait konsumsi energi besar dari AI, yang dapat mengancam penerimaan sosial jika teknologi ini tidak memberikan manfaat nyata dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan produktivitas. Dia menegaskan bahwa biaya energi akan menjadi faktor penentu dalam persaingan teknologi di masa depan. Kecenderungan penggunaan metafora seperti “pikiran tak terbatas” menunjukkan bahwa perkembangan ini mungkin memerlukan cara pandang baru untuk memahami dinamika teknologi yang semakin kompleks.

Exit mobile version