Site icon Berita Akasta

SpaceX Tetapkan Harga Saham $135 di IPO Terbesar Dalam Sejarah

berita.akasta.ac.id – SpaceX, perusahaan eksplorasi luar angkasa yang didirikan oleh Elon Musk, telah mengumumkan penggalangan dana sebesar $75 miliar melalui penjualan sahamnya. Penawaran ini menjadikannya sebagai IPO terbesar dalam sejarah, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Saudi Aramco. SpaceX resmi akan mencatatkan 555,6 juta saham di pasar Nasdaq dengan harga $135 per saham.

IPO ini memungkinkan Elon Musk untuk menjadi orang pertama di dunia yang mencapai status triliuner. Meskipun biasanya harga IPO ditetapkan saat pasar dibuka, SpaceX memilih untuk menetapkan harga saham lebih awal, berhasil menarik minat investor yang mencapai empat kali lipat dari jumlah saham yang tersedia. Kesepakatan ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memasarkan tambahan 83,3 juta saham, yang dapat menghasilkan $11 miliar tambahan jika diperlukan.

Dari laporan yang ada, banyak investor institusi serta individu yang merasa antusias untuk membeli saham perusahaan yang berusia 24 tahun ini. Ketertarikan yang tinggi ini diharapkan akan menciptakan lonjakan harga di hari pertama perdagangan. Namun, tantangan tersendiri ada di depan mata, karena SpaceX perlu menjaga valuasi yang tinggi melalui berbagai proyek ambisius yang sedang dikerjakan.

Musk, yang memiliki hampir 850 juta saham Kelas A dan 5,6 miliar saham Kelas B, akan menjadi penerima manfaat terbesar dari penawaran ini. Selain itu, para pemegang saham lainnya menyaksikan keuntungan besar dari IPO ini, termasuk para investor dari kalangan modal ventura yang telah mendukung SpaceX selama dua dekade. Namun, bagi sebagian kecil investor melalui kendaraan tujuan khusus (SPV), harus menunggu untuk mengetahui keuntungan mereka akibat kompleksitas investasi tersebut setelah periode penguncian berakhir.

Exit mobile version