berita.akasta.ac.id – Startup AI bernama Scala yang berbasis di Bellevue berhasil mendapatkan pendanaan sebesar $8,5 juta dalam putaran pendanaan awal yang dipimpin oleh perusahaan ventura terkemuka di daerah Seattle, yaitu Madrona dan FUSE. Didirikan oleh Rajeev Singh, CEO Smartsheet, dan Ardie Sameti, mantan eksekutif Accolade, Scala bertujuan untuk menyempurnakan pengalaman pelanggan di pusat layanan.
Scala mengungkapkan lebih banyak detail tentang platform “operational intelligence” yang mereka tawarkan untuk pusat kontak. Platform ini dirancang untuk membantu berbagai perusahaan di sektor kesehatan, perjalanan, dan layanan keuangan dalam mengelola jutaan interaksi dengan pelanggan. Menurut Sameti, banyak perusahaan mengeluarkan biaya tinggi untuk alat pengalaman pelanggan namun seringkali tidak dapat menghubungkan berbagai sistem dan alur kerja yang ada.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Scala menciptakan sebuah lapisan kecerdasan yang berfungsi di seluruh tumpukan teknologi yang ada di pusat kontak. Platform mereka terdiri dari tiga komponen utama: Pulse, mesin penalaran yang mengumpulkan data dari berbagai sistem; Agent Canvas, yang memungkinkan operator merancang dan menerapkan agen AI; dan Pulse Assist, yang berfungsi sebagai pendamping bagi operator pusat kontak dalam perencanaan dan pengambilan keputusan.
Sameti, yang memiliki pengalaman lebih dari sepuluh tahun di Accolade, menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bukan berasal dari para operator, melainkan dari sistem dan alat yang mereka gunakan. Saat ini, Scala telah melayani berbagai klien tanpa mengungkapkan nama atau angka spesifik terkait pelanggan mereka.
Menjawab tantangan dari kompetitor AI customer experience, Sameti menyatakan bahwa Scala membedakan diri dengan pendekatan holistik yang mencakup semua aspek dalam pengalaman pelanggan. Scala baru saja pindah ke kantor permanen pertamanya di pusat kota Bellevue dan telah memperkerjakan hampir 20 karyawan.

