Site icon Berita Akasta

Andy Jassy Jelaskan Alasan Di Balik Pengeluaran Amazon $200 Miliar

berita.akasta.ac.id – Dalam surat terbaru kepada para pemegang saham, CEO Amazon, Andy Jassy, memaparkan optimisme tinggi terkait masa depan perusahaan dengan menyoroti investasi besar pihaknya dalam teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan chip kustom. Dalam surat yang diterbitkan baru-baru ini, Jassy mengungkapkan bahwa pendapatan dari AI di layanan AWS mencapai laju tahunan sebesar 15 miliar dolar AS, dan bisnis chip internal Amazon menghasilkan lebih dari 20 miliar dolar AS per tahun.

Surat ini juga menampilkan informasi mengenai permintaan besar akan chip Graviton, di mana dua pelanggan besar bahkan meminta untuk membeli semua kapasitas chip yang tersedia untuk tahun 2026. Meskipun Amazon menolak permintaan tersebut, hal ini menunjukkan tingginya permintaan terhadap produk tersebut. “Kami tidak akan berinvestasi sekitar 200 miliar dolar AS untuk belanja modal di tahun 2026 tanpa alasan yang jelas,” ungkap Jassy.

Jassy, yang telah menjabat sebagai CEO sejak 2021, menegaskan bahwa progres yang dicapai tidak selalu linear, tetapi investasi yang dilakukan adalah berdasarkan permintaan yang nyata. Ia juga mengingatkan bahwa cash flow bebas perusahaan menurun drastis dari 38 miliar dolar AS menjadi 11 miliar dolar AS akibat peningkatan belanja modal.

Menjelaskan tentang industri AI, Jassy menyatakan bahwa momen ini sangat penting bagi Amazon, dengan menyebut bahwa pertumbuhan saat ini sangat luar biasa. Dia membandingkan gelombang AI saat ini dengan awal peluncuran AWS, yang melihat pertumbuhan yang sangat pesat dalam waktu singkat.

Jassy menekankan potensi chip kustom Amazon, yang saat ini hanya dimonetisasi melalui layanan cloud mereka, tetapi memiliki peluang besar jika dijual secara eksternal. Menurutnya, bisnis chip ini dapat merubah ekonomi operasional AWS dan akan lebih besar dari yang dibayangkan. Optimisme Jassy tentang masa depan Amazon terlihat jelas, dan mengajak investor untuk bersabar dalam menghadapi proyeksi jangka panjang perusahaan.

Exit mobile version