berita.akasta.ac.id – Aplikasi TV Time, yang dikenal luas sebagai platform untuk melacak acara televisi dan berinteraksi dalam diskusi komunitas, akan dihentikan operasionalnya. Pengumuman resmi mengenai penutupan aplikasi ini telah disampaikan melalui pesan dalam aplikasi, dengan pemberhentiannya dijadwalkan pada 15 Juli 2026.
Pihak perusahaan menyebutkan alasan di balik keputusan ini adalah biaya operasional yang tinggi. Selain itu, perusahaan juga beralih fokus ke pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan (AI), yang dianggap lebih menguntungkan. Melalui pesan tersebut, mereka juga mengucapkan terima kasih kepada pengguna yang telah berpartisipasi dalam komunitas ini, menekankan bahwa antusiasme pengguna telah menjadikan TV Time lebih dari sekadar aplikasi.
TV Time adalah salah satu komunitas penggemar televisi yang besar di dunia maya, dan penutupan ini mencerminkan perubahan prioritas perusahaan di tengah pesatnya perkembangan industri AI. Banyak aplikasi konsumen yang mengalami penutupan meskipun masih memiliki basis pengguna yang setia. Contoh serupa dapat dilihat pada aplikasi pocket yang juga tutup meskipun memiliki pengguna yang loyal.
TV Time saat ini dimiliki oleh Whip Media dan telah mencatat lebih dari 26,4 juta kali pemasangan. Data aplikasi ini sebelumnya sangat berharga, membantu ekosistem intelijen bisnis di industri media. Namun, belakangan ini Whip Media mengalami perubahan kepemilikan dan fokus, yang mendorong keputusan untuk tidak melanjutkan aplikasi ini.
Keputusan untuk menutup TV Time juga dipengaruhi oleh kurangnya permintaan atas versi berbayar dari aplikasi ini. Seluruh data pengguna akan dihapus setelah penutupan, dan aplikasi akan dihapus dari berbagai toko aplikasi pada tanggal yang telah ditentukan. Pengguna diberikan kesempatan untuk mengunduh data mereka sebelum penutupan.

