berita.akasta.ac.id – Microsoft tengah berupaya mengembangkan platform Copilot menjadi sebuah “Super App,” di tengah persaingan ketat dengan perusahaan-perusahaan lain yang memiliki visi serupa. Perusahaan yang dipimpin oleh Satya Nadella tersebut telah menunjuk Jacob Andreou sebagai Wakil Presiden Eksekutif Copilot. Andreou, yang sebelumnya bekerja di Greylock Partners dan perusahaan pembuat Snapchat, kini bertanggung jawab atas lebih dari 11.000 karyawan di Microsoft.
Dalam upaya pengembangan ini, Microsoft juga membawa Peter Sellis, mantan wakil presiden di Snap dan Discord, untuk memimpin desain, pertumbuhan, dan rekayasa Copilot. Tim kepemimpinan Copilot yang baru dibentuk ini ditugaskan untuk meningkatkan pengalaman pengguna di platform Copilot, dengan fokus pada desain, produk, dan rekayasa.
Walaupun kedua produk Copilot, yaitu untuk konsumen dan Microsoft 365, memiliki merek yang sama, keduanya tidak beroperasi dengan cara yang sama. Microsoft berupaya menyatukan pengalaman kedua segmen ini, meskipun tantangannya cukup besar. Andreou, yang dikenal agresif dalam pendekatan kerjanya, bahkan mendorong beberapa karyawan untuk bekerja hingga 12 jam per hari.
Microsoft menargetkan peluncuran aplikasi Super Copilot pada musim panas tahun ini, yang akan mengintegrasikan berbagai fitur seperti Chat, Cowork, dan Coding. Dengan konsep Super App ini, Microsoft berharap dapat memberikan alasan kuat bagi pengguna untuk tetap menggunakan platform Copilot dalam berbagai tugas berbasis AI.
Langkah ini bukan tanpa tantangan, karena Microsoft memiliki rekam jejak yang bervariasi dalam menggait pengguna pada produk konsumer, terutama dengan produk Teams yang kurang diminati. Selain fokus pada Copilot Super App, Andreou juga memprioritaskan pilihan model AI dan pengembangan model AI internal yang lebih efisien, bersiap untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

