berita.akasta.ac.id – Figma, sebagai salah satu platform desain terkemuka, meluncurkan serangkaian fitur baru yang memudahkan tim dan individu untuk mengekspresikan ide kreatif mereka secara efektif. Fitur-fitur ini mencakup kemampuan untuk bekerja langsung dengan kode pada kanvas desain Figma, memungkinkan pengguna mengkloning repositori dan menyinkronkan perubahan kembali ke dalam kode. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan agen Figma untuk menghasilkan alur kerja yang lebih efisien.
Dalam hal perancangan visual, Figma kini menyediakan fitur Motion yang memungkinkan pengguna untuk membuat animasi, transisi, dan transformasi 3D secara kolaboratif. Penggunaan AI untuk menciptakan animasi, menerapkan gaya preset, serta menyesuaikan secara manual pada garis waktu menjadi bagian dari inovasi terbaru ini. Figma juga memperkenalkan shader yang memungkinkan pembuatan efek visual baru yang sebelumnya tidak tersedia, seperti dither dan blur.
Figma Weave, salah satu alat inovatif, hadir untuk membantu pengguna menghasilkan visual berkualitas tinggi dengan lebih dari 20 alat Weave yang terintegrasi. Ini merupakan langkah awal menuju integrasi penuh antara Figma dan Figma Weave, yang diharapkan akan terealisasi dalam waktu dekat. Dengan alat-alat cerdas ini, tim dapat lebih mudah berkolaborasi dan mengurangi beban kerja yang berulang.
Selain itu, Figma memperkenalkan kemampuan untuk mengembangkan plugin kustom tanpa memerlukan keahlian pengembangan teknis, memungkinkan pengguna untuk menciptakan dan berbagi alat yang dapat disesuaikan. Dengan berbagai pembaruan ini, Figma terus berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas batasan kreativitas dalam desain.