berita.akasta.ac.id – Harga ponsel Pixel terbaru dari Google dipastikan akan lebih tinggi dibandingkan model sebelumnya, Pixel 10. Dalam sebuah wawancara, Shakil Barkat, Wakil Presiden Perangkat dan Layanan Google, menyatakan bahwa masalah pasokan RAM yang disebabkan oleh lonjakan kebutuhan pusat data AI memberi pengaruh signifikan terhadap harga. Meskipun kenaikan harga ini tidak mengejutkan, mengingat banyak perusahaan seperti Apple, Nintendo, Microsoft, dan Roku juga telah mengalami hal serupa.
Barkat menjelaskan bahwa Google berusaha untuk melindungi konsumen dari fluktuasi pasokan selama mungkin. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi telah berubah secara drastis, sehingga Google tidak dapat menghindari dampak tersebut. Ia menambahkan bahwa jajaran ponsel Pixel akan mengalami penyesuaian harga untuk mencerminkan realita pasokan yang ada.
Model dasar Pixel 11 diperkirakan akan dijual seharga $899, dengan peningkatan kapasitas penyimpanan menjadi 256GB, menggantikan model sebelumnya yang hanya 128GB. Terdapat juga spekulasi bahwa model Pixel 11 Pro dapat mengalami penurunan kapasitas RAM dari 16GB menjadi 12GB. Pengumuman resmi mengenai generasi baru perangkat Pixel dijadwalkan pada tanggal 12 Agustus mendatang, sehingga para penggemar dapat segera mengetahui detail lebih lanjut tentang produk ini.

