berita.akasta.ac.id – Matt Wood, sosok yang telah lebih dari 14 tahun berkontribusi dalam inisiatif kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin di Amazon Web Services (AWS), akan kembali ke perusahaan dengan menjabat sebagai Chief AI and Technology Officer. Penunjukan ini diumumkan secara internal pada Senin pagi oleh Julia White, Chief Marketing Officer AWS.
Sebelumnya, Wood menjabat sebagai Chief Technology and Innovation Officer di PwC selama 19 bulan, di mana ia memimpin strategi dan implementasi AI untuk klien perusahaan. Kembalinya Wood diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas inovasi AWS dengan mendalami kebutuhan pelanggan dan menghubungkan mereka dengan tim produk AWS.
Dalam memo tersebut, White mengungkapkan bahwa Wood akan berperan aktif dalam tim inovasi layanan AWS serta berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk mengoptimalkan nilai yang mereka dapatkan dari layanan AI dan cloud AWS. Ia juga akan mewakili perusahaan dalam berbagai acara industri.
Keahlian yang dimiliki Wood, yang juga pernah menjadi Vice President AI di AWS, sangat diharapkan dapat membantu pelanggan beralih dari tahap eksperimen AI ke produksi. Ia dikenal karena perannya dalam mengembangkan produk AI dan pembelajaran mesin, termasuk Amazon SageMaker.
Pergeseran kepemimpinan di bidang AI di Amazon juga terlihat dari beberapa pejabat yang baru saja meninggalkan perusahaan, termasuk Rohit Prasad dan David Luan. Sementara itu, CEO Amazon, Andy Jassy, baru saja menunjuk Peter DeSantis untuk memimpin divisi baru yang menggabungkan model AI, chip kustom, dan komputasi kuantum.
Pertumbuhan AWS tercatat mencapai 28% pada kuartal pertama, dengan backlog pendapatan mencapai $364 miliar. Amazon berencana menginvestasikan sekitar $200 miliar untuk belanja modal tahun ini, sebagian besar untuk infrastruktur AI.

