Site icon Berita Akasta

USA Facts Angkat Lauren Woodman Sebagai Presiden Baru Mereka

berita.akasta.ac.id – Lauren Woodman telah ditunjuk sebagai presiden baru USAFacts, sebuah organisasi yang fokus pada data pemerintah. Penunjukan ini diumumkan oleh Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft, yang merupakan pendiri USAFacts. Woodman akan mulai menjabat pada 20 April dan menjadi presiden kedua dalam sepuluh tahun sejarah organisasi yang bermarkas di Bellevue, Washington ini.

Dalam keterangannya, Ballmer menyatakan bahwa pengalaman Woodman dalam teknologi dan data publik sangat relevan di saat masyarakat Amerika semakin memerlukan sumber data yang terpercaya dan nonpartisan. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan Woodman untuk memastikan transparansi dan keandalan data pemerintah, terutama saat kecerdasan buatan mulai mengubah cara informasi diproduksi dan dikonsumsi.

Sebelumnya, Woodman menjabat sebagai CEO DataKind, sebuah organisasi nirlaba yang membantu organisasi berdampak sosial memanfaatkan data science dan AI. Ia juga memiliki pengalaman di Microsoft dan NetHope dalam posisi kepemimpinan. Woodman mengungkapkan kegembiraannya untuk bergabung dengan USAFacts di saat teknologi berkembang pesat, memungkinkan akses dan pemahaman masyarakat terhadap informasi pemerintah yang lebih baik.

USAFacts dikenal dengan alat dan laporan yang merangkum pengeluaran pemerintah, pendapatan, demografi, dan hasil kebijakan, termasuk laporan tahunan yang mirip dengan pengajuan perusahaan dan “State of the Union: In Numbers” yang disiapkan menjelang pidato presiden di hadapan Kongres. Organisasi ini sebelumnya dipimpin oleh Poppy MacDonald, yang mengundurkan diri tahun lalu, sementara Megan Winfield bergabung sebagai Chief Technology Officer.

Exit mobile version