berita.akasta.ac.id – X, platform media sosial yang dikenal sebelumnya sebagai Twitter, tengah meluncurkan alat baru untuk mengedit video guna mendorong pengguna memproduksi konten asli. Nikita Bier, kepala produk X, mengungkapkan bahwa banyak video dari akun ternama di platform tersebut diambil dari pengguna lain, bahkan setelah lima tahun video tersebut viral. Hal ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari tayangan di X diisi oleh konten yang didaur ulang. Oleh karena itu, X berupaya menyajikan alat pengeditan video dan perekaman baru agar konten yang diposting semakin orisinal dan tidak tersedia di platform lain.
Alat video baru ini kini tersedia di aplikasi iOS X. Fitur-fitur yang ditawarkan termasuk menambahkan teks dalam berbagai bahasa serta kemampuan “layar hijau” untuk mengubah latar belakang dengan menggunakan unggahan atau foto dari galeri pengguna. Dalam pengumuman Bier juga ditampilkan opsi untuk memangkas video dan menghasilkan teks secara otomatis, mirip dengan fitur yang telah ada di Instagram dan TikTok.
Inisiatif ini merupakan langkah terbaru X untuk menarik lebih banyak pengguna dalam menghasilkan konten asli. Pada bulan Mei, Bier mengidentifikasi sejumlah akun besar yang secara programatis mengunggah kembali konten dari pengguna lain untuk memanfaatkan program bagi hasil X. Sebagai respons, X memberikan tayangan tersebut kepada pencipta konten asli. Selain itu, Bier sebelumnya juga menyatakan bahwa X akan mengurangi pembayaran kepada akun-akun yang berbagi konten tidak sah. Dengan peluncuran alat baru ini, ia menegaskan bahwa pencipta yang tidak memposting konten daur ulang akan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan akun lainnya.