berita.akasta.ac.id – Aplikasi Fitbit kini telah dihentikan seiring dengan peluncuran Google Health yang menggantikan fungsi aplikasi tersebut. Banyak pengguna mengungkapkan kebingungan dan frustrasi atas perubahan ini. Peluncuran ini diharapkan memberi pengalaman baru dalam kesehatan berbasis AI, namun respons pengguna sangat beragam, di mana sebagian besar mempertanyakan kemudahan penggunaan aplikasi baru ini.
Dalam komentar yang muncul di berbagai platform, banyak pengguna mengeluhkan tampilan antarmuka yang dianggap tidak praktis. Salah satu pengguna di Reddit mengekspresikan ketidakpuasan karena tidak dapat menampilkan informasi kesehatan secara optimal pada layar utamanya. Aplikasi baru ini memposisikan bagian atas layar untuk menunjukkan statistik dasar sementara ruang lainnya digunakan untuk update aktivitas dan catatan dari pelatih kesehatan AI.
Walaupun demikian, tidak seluruhnya menunjukkan ketidakpuasan. Beberapa pengguna merasa fitur pelatih kesehatan AI cukup membantu, menyatakan bahwa mereka bisa mendapatkan rekomendasi latihan yang baik. Meskipun demikian, kritik pun mengemuka karena informasi yang terlalu bertele-tele menjadi penghalang untuk melihat data kesehatan utama yang diperlukan.
Beberapa pengguna menyerukan untuk kembalinya aplikasi Fitbit yang lama, dengan menyebut bahwa aplikasi baru ini tidak memberikan hasil yang memuaskan. Dalam pembaharuan Google, tampak ada batasan dalam kustomisasi tampilan dan informasi yang ditampilkan.
Kedepannya, Google berencana untuk mendukung lebih banyak perangkat wearable, namun saat ini, beberapa fungsi tidak dapat diakses oleh pengguna tertentu. Meskipun telah direncanakan selama beberapa waktu, transisi ini menimbulkan berbagai masalah yang perlu segera ditangani untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengelola kesehatan mereka.