Mary Jo Foley: Tidak Ada Super Aplikasi Copilot di Microsoft Build

berita.akasta.ac.id – Microsoft tengah mempersiapkan perilisan aplikasi baru bernama Copilot Super App yang dijadwalkan hadir pada musim panas ini, meskipun belum ada demonstrasi resmi terkait aplikasi tersebut. CEO Microsoft, Satya Nadella, mengungkapkan bahwa aplikasi ini akan mengintegrasikan berbagai fungsi seperti obrolan, kerja kolaboratif, dan pengkodean dalam satu platform. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi Microsoft Build 2026 yang berlangsung pada 2 Juni di San Francisco.

Meskipun tidak ada penampilan nyata dari Copilot Super App, Nadella menyatakan bahwa aplikasi ini akan menyempurnakan pengalaman kerja dengan menghadirkan suasana kerja yang terintegrasi. Konsep aplikasi ini bertujuan untuk merebut kembali posisi Microsoft dalam kecerdasan buatan, terutama menyusul kepopuleran platform kompetitor seperti Claude Code dari Anthropic dan Codex dari OpenAI.

Jacob Andreou, wakil presiden eksekutif yang baru diangkat untuk Copilot, memiliki tanggung jawab untuk menyatukan berbagai pengalaman pengguna dari produk-produk Copilot yang berbeda. Sebelumnya, Microsoft sempat mencoba menggabungkan berbagai fitur Copilot menjadi satu produk, tapi kini mereka kembali berusaha untuk menyajikan semua fungsi dalam satu kesatuan yang lebih sederhana.

Sementara itu, Microsoft juga memperkenalkan fitur baru bernama Scout, yang berfungsi sebagai agen pribadi untuk bekerja. Scout dapat mengakses data dari berbagai aplikasi Microsoft dan direncanakan mulai tersedia bagi pelanggan dalam program uji coba “Frontier”.

Pengembangan ini mencerminkan langkah Microsoft untuk mengejar keunggulan di sektor perangkat lunak kolaboratif dan AI, meskipun tetap harus mempertimbangkan faktor keamanan dan regulasi bagi pelanggan enterprise. Diharapkan, peluncuran Copilot Super App dapat menciptakan solusi yang lebih terintegrasi dan efisien bagi para pengguna.