AI Uji Kemampuannya Melalui Proyek Sekolah Microsoft dan Gates

berita.akasta.ac.id – Inisiatif penggunaan AI dalam pendidikan di negara bagian Washington dimulai dengan gathering dari lebih 150 pendidik dan administrator di Microsoft Redmond pada 5 Februari 2026. Kegiatan ini menandai peluncuran komunitas praktik yang akan berlangsung selama dua tahun dan bertujuan untuk mengeksplorasi cara-cara AI bisa meningkatkan kualitas pendidikan.

Komunitas ini menggabungkan dua program, yakni inisiatif Elevate Washington dari Microsoft yang memberikan hibah sebesar $75.000 kepada sepuluh distrik sekolah untuk merencanakan dan melaksanakan proyek berbasis AI. Selain itu, Yayasan Gates juga mendukung sepuluh distrik lain dengan fokus pada infrastruktur dan sistem data AI. Setiap distrik diharapkan dapat berbagi pengetahuan yang diperoleh selama proses ini.

Proyek-proyek yang diusulkan memasukkan penerapan praktis seperti bimbingan belajar berbasis AI di Bellevue, kerangka literasi K-12 di Highline dan Quincy, serta penggunaan chatbot bagi siswa dan keluarga di Kennewick. Di Issaquah, misalnya, AI akan dimanfaatkan untuk membantu siswa pendidikan khusus dalam mengelola kebutuhan mereka saat berinteraksi dengan berbagai guru sesuai rencana pendidikan individual yang mereka miliki.

Selama acara tersebut, pembicara dari Microsoft Philanthropies menekankan pentingnya adaptasi di era perubahan ini, yang mereka sebut sebagai transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pendidikan. Namun, penelitian nasional menunjukkan bahwa banyak distrik masih berada di tahap awal dalam mengevaluasi efektivitas upaya mereka menggunakan AI.

Proyek ini akan berlanjut hingga Juni 2027, dengan harapan dapat memfasilitasi pemanfaatan AI secara lebih optimal dalam pendidikan, khususnya bagi siswa yang membutuhkan dukungan khusus.