Valuasi SpaceX Melonjak Jadi $2,6 T, Melewati Amazon Sesaat

berita.akasta.ac.id – SpaceX baru-baru ini mencatatkan lonjakan nilai yang signifikan, sempat melampaui Amazon untuk menjadi perusahaan paling berharga kelima di dunia, bahkan mendekati valuasi Microsoft sebelum akhirnya merosot pada penutupan pasar pada hari Selasa. Saham perusahaan yang baru saja go public ini telah naik 20% pada hari Senin, yang merupakan hari perdagangan pertama secara penuh.

Peningkatan nilai saham SpaceX semakin diperkuat oleh pengumuman akuisisi perusahaan pengkodean AI, Cursor, serta dimulainya perdagangan opsi untuk saham SpaceX pada hari yang sama. Valuasi sahamnya sempat mencapai $2,9 triliun sebelum akhirnya kembali turun. Meskipun SpaceX melaporkan kerugian sebesar $4,9 miliar dari pendapatan $18,7 miliar tahun lalu, hal ini tidak menyurutkan minat investor.

Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini baru saja menambahkan sumber pendapatan baru melalui kesepakatan leasing komputasi dengan Anthropic dan Google, serta akan mendapatkan pendapatan dari akuisisi Cursor ketika transaksi tersebut selesai pada kuartal ketiga. Meski kesepakatan dengan Anthropic dan Google tidak mengikat, para investor tampaknya tetap optimis, karena nilai SpaceX telah meningkat sekitar $1 triliun sejak go public pada hari Jumat.

Aksi korporasi ini berhasil mengumpulkan hampir $86 miliar dalam bentuk modal baru, sebagian besar berdasarkan klaim ambisius bahwa SpaceX dapat menghasilkan bisnis AI yang bernilai triliunan dolar. SpaceX pertama kali mengumumkan kolaborasi dengan Cursor pada bulan April, di mana Musk mengakui bahwa divisi AI perusahaannya sebelumnya tidak didirikan dengan baik.

Setelah penawaran umum perdana yang berlangsung sukses, valuan awal perusahaan mencapai sekitar $1,7 triliun, namun hanya 4% dari total sahamnya yang tersedia untuk perdagangan, yang menyebabkan fluktuasi nilai saham yang tajam. Pada hari Selasa, lebih dari 300 juta saham SpaceX diperdagangkan, mewakili lebih dari setengah dari total saham yang tersedia di pasar publik pasca IPO. Fluktuasi ini berlanjut hingga perdagangan setelah jam kerja.