Microsoft Ungkap Pihak yang Didukung dan Ditolak untuk Pengurus OpenAI

berita.akasta.ac.id – Pertemuan penting terjadi di kalangan pemimpin Microsoft dan OpenAI terkait pemilihan anggota dewan OpenAI yang baru. Dalam wawancara, Kevin Scott, CTO Microsoft, menyampaikan penolakan tegas terhadap Diane Greene, mantan CEO Google Cloud, saat membahas potensi kandidat untuk dewan OpenAI dalam percakapan teks bulan November 2023. Hal ini diungkapkan melalui dokumen yang baru saja dirilis oleh persidangan antara Elon Musk dan Sam Altman.

Satya Nadella, CEO Microsoft, turut mengungkapkan keberatannya terhadap Greene dan William “Bing” Gordon, karena keduanya memiliki hubungan dengan perusahaan yang merupakan pesaing Microsoft di bidang kecerdasan buatan. Sebaliknya, Belinda Johnson, mantan COO Airbnb, diterima dengan baik, sementara Nadella juga merekomendasikan Sue Desmond-Hellmann, mantan CEO Gates Foundation, yang kemudian diangkat sebagai anggota dewan OpenAI.

Dalam sidang di Oakland, California, Nadella mengemukakan bahwa Scott juga mengajukan beberapa kandidat lain, termasuk Anne Sweeney, mantan presiden Disney-ABC, dan Leslie Kilgore, mantan CMO Netflix, yang dipuji sebagai individu yang cerdas dan pragmatis. Scott sempat bercanda tentang keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan namun ditolak oleh Nadella.

Pada malam harinya, Altman mengusulkan struktur dewan baru yang terdiri dari Bret Taylor, Larry Summers, dan Adam D’Angelo, dengan dirinya sedang berupaya kembali menjabat sebagai CEO. Penunjukan ini tidak lepas dari adanya kekhawatiran dari Smith terkait karakter Summers yang dianggap tidak stabil.

Saat itu, Altman sedang dalam proses negosiasi untuk kembali ke posisinya sebagai CEO setelah dipecat, di mana Microsoft memiliki kepentingan finansial besar dalam OpenAI. Musk menggugat OpenAI dan Microsoft, menuduh pelanggaran terhadap misi nonprofit mereka, dengan klaim kerugian mencapai $134 miliar. Nadella menyatakan bahwa Microsoft tidak menginginkan kursi dewan dan bahwa diskusi terkait kandidat tersebut sebenarnya ditawarkan oleh Altman.