berita.akasta.ac.id – Perusahaan Meta sedang mempertahankan strategi untuk memperkenalkan biaya langganan bagi beberapa fitur premium dalam produk kacamata AI mereka. Juru bicara perusahaan, Yee, mengonfirmasi bahwa “beberapa fitur premium akan dikenakan biaya langganan seiring berjalannya waktu.” Namun, fitur aksesibilitas yang disebut Conversation Focus tetap dapat diakses secara gratis melalui Program Akses Awal untuk penguji awal, sementara perusahaan terus mencari pendekatan yang lebih baik.
Sebelumnya, rencana asli Meta menimbulkan kontroversi dengan batasan penggunaan yang dianggap tidak wajar. Fitur Conversation Focus disampaikan seolah perlu dikenakan biaya langganan karena adanya biaya tambahan, yang kemudian terbantahkan ketika pengguna menemukan bahwa fitur tersebut tetap berfungsi meskipun terputus dari internet. Meski demikian, Meta belum memberikan kepastian mengenai penghapusan batasan penggunaan fitur tersebut.
Mengenai alasan penerapan biaya langganan, Yee menjelaskan bahwa tidak semua fitur premium akan dikenakan biaya, dan tujuan utamanya adalah untuk menyubsidi harga hardware guna menjangkau lebih banyak pengguna. Ia menambahkan, “Kami menjual perangkat keras dengan harga terjangkau untuk membawa kacamata AI ke tangan sebanyak mungkin orang, dan beberapa fitur premium akan dikenakan biaya langganan seiring waktu.”
Meskipun harga kacamata Meta Ray-Bans dibanderol sekitar $299, yang mungkin dianggap tidak sepenuhnya gratis, perusahaan berusaha menjaga kepuasan pelanggan dengan tidak memberlakukan biaya langganan pada Conversation Focus. Keputusan ini bertujuan menghindari kemarahan pengguna yang sudah ada, sembari merencanakan pengenalan fitur lainnya di masa mendatang.