SpaceX Ajukan Berkas Untuk IPO Terbesar Dalam Sejarah Manusia

berita.akasta.ac.id – SpaceX mencatatkan pendapatan sebesar $18,67 miliar pada tahun 2025, didorong oleh layanan internet satelit Starlink yang menyumbang lebih dari $11 miliar. Namun, perusahaan ini mengalami kerugian lebih dari $4,9 miliar pada tahun sebelumnya, dengan pengeluaran modal meningkat tajam menjadi $20,7 miliar dari sebelumnya $11,2 miliar pada tahun 2024. Informasi ini dirilis seiring merger SpaceX dengan xAI, yang juga mengalami kerugian besar meskipun berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 22 persen.

Dalam laporan yang diterima, CEO Elon Musk diperkirakan akan memiliki kendali sampai 85 persen atas SpaceX melalui pemilikan saham super voting. Selain Musk, jajaran manajemen yang terlibat termasuk Presiden SpaceX, Gwynne Shotwell, dan CFO Bret Johnson, serta beberapa anggota dewan lainnya seperti eksekutif Google, Donald Harrison, dan anggota dewan Tesla, Ira Ehrenpreis.

SpaceX mengkomunikasikan misinya kepada investor dengan tujuan membangun sistem dan teknologi yang diperlukan untuk membuat kehidupan multiplanetary, serta memahami alam semesta dan memperluas kesadaran manusia. Perusahaan ini juga menekankan potensi pasar yang sangat besar, diperkirakan mencapai $28,5 triliun, termasuk $370 miliar dari luar angkasa, serta potensi $26,5 triliun dari aplikasi kecerdasan buatan.

Perusahaan ini saat ini memimpin industri peluncuran luar angkasa komersial, dengan peluncuran roket Starship V3 yang sudah dijadwalkan. Selain itu, SpaceX melihat peluang besar dalam sentra data orbital dan telah meminta izin kepada FCC untuk meluncurkan satu juta satelit data ke luar angkasa.

Namun, dalam pengajuan regulasi, terdapat beberapa faktor risiko yang harus diperhatikan, termasuk ketidakpastian pasar yang masih berkembang dalam berbagai sektor. Dengan kabar mengenai potensi debut pasar yang bersejarah dan penilaian yang diprediksi mencapai $1,75 triliun, perhatian kini tertuju pada rencana ke depan perusahaan yang telah merombak industri luar angkasa ini.