berita.akasta.ac.id – Shawn Bice kembali ke Amazon Web Services (AWS) sebagai Wakil Presiden Layanan Kecerdasan Buatan, memimpin kelompok Pemrograman Otomatis perusahaan. Langkah ini dilakukan seiring dengan komitmen AWS untuk meningkatkan keandalan agen AI. Bice akan melapor kepada Swami Sivasubramanian, Wakil Presiden AI Agens di Amazon, seperti yang diungkapkan dalam email internal AWS.
Sivasubramanian menyatakan bahwa saat ini adalah titik krusial dalam pengembangan AI Agens, di mana perpaduan antara AI dan pemrograman otomatis sangat penting untuk membangun agen yang dapat dipercaya. Kembali ke AWS merupakan langkah penuh bagi Bice, yang sebelumnya pernah bergabung dengan Microsoft dan kemudian menghabiskan lima tahun di AWS untuk mengelola portofolio database sebelum direkrut kembali oleh Charlie Bell untuk memperkuat organisasi keamanan di Microsoft tahun 2022.
AWS telah menghadapi tantangan terkait keandalan agen AI dalam operasinya. Pada bulan Februari, Amazon menanggapi laporan Financial Times yang mengklaim bahwa alat pemrograman AI Kiro menyebabkan gangguan di AWS. Meskipun demikian, mereka mengakui adanya gangguan terbatas pada satu layanan setelah agen AI diizinkan melakukan perubahan tanpa supervisi manusia.
Bice memiliki latar belakang yang kaya, termasuk menjabat sebagai Corporate Vice President di Microsoft, di mana ia mengawasi berbagai proyek terkait keamanan dan platform AI. Sebelum itu, ia juga menjabat sebagai presiden produk dan teknologi di Splunk. Bice bergabung dengan Microsoft pada tahun 1997 dan menghabiskan lebih dari 17 tahun di perusahaan tersebut dalam berbagai peran pengelolaan data dan layanan awan.
Kini, dengan fokus pada kombinasi AI dan pemrograman otomatis, AWS berupaya membangun agen yang dapat diandalkan untuk industri, yang diharapkan dapat menjawab pertanyaan sebelumnya mengenai keandalan teknologi AI di dalam perusahaan.